pendidikan
Saya menapakkan kaki di hamparan cerita ini dengan berbekal ilmu yang saya pelajari saat duduk di bangku sekolah menengah dan perguruan tinggi.

Ilmu Teknik Komputer Jaringan yang didapat dari SMK Negeri 4 Bandung ditambah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Pendidikan Indonesia, mengantarkan saya aktif berkecimpung di berbagai kegiatan komunitas sosial di masyarakat. Dari sana pula gagasan soal teknologi, pendidikan, juga bahasa lahir dan berkembang, di mana gagasan-gagasan tersebut sudah mulai tertuang melalui tulisan saya di blog pada tahun 2011.

komunitas
Tahun 2015 menjadi momentum awal mewujudkan gagasan tersebut ketika Relawan TIK Kota Bandung mejadi rumah tempat saya belajar dan menggali diri. Fenomena Smart City sejalan dengan peran-peran yang saya ambil di Relawan TIK, yaitu mengedukasi masyarakat dalam pemanfaatan teknologi digital untuk mewujudkan Smart Society.

Salah satu program yang diselenggarakan yaitu edukasi di kalangan pelajar dengan tema “Internet Sehat, Generasi Sehat”, berbicara bagaimana dunia digital itu bisa disikapi dengan bijak baik dari sisi negatif maupun positifnya. Selain itu, kami diselenggarakan juga kegiatan Relawan TIK Goes to School dari mulai materi edukasi dan sosialisasi tentang Internet Sehat sampai kegiatan yang membuat peserta lebih cerdas, kreatif, dan produktif melalui workshop membuat infografis, membuat video menggunakan smartphone, juga membuat action plan sebagai penggerak literasi digital di kalangan pelajar. Perkembangan teknologi yang begitu deras menjadikan kerja-kerja kreatif tersebut masih terus bergulir hingga saat ini dengan berbagai kolaborasi bersama pemerintah, lembaga, komunitas, serta masyarakat.

literasi
Tren literasi digital terus meningkat dari tahun ke tahun, terutama saat terjadinya pandemi Covid-19 yang membuat hampir semua kegiatan sosial beralih fungsi ke layar gawai.

Kini, saya menawarkan Pintu Bahasa sebagai salah satu komunitas dan ruang pengetahuan keterampilan berbahasa yang menilik permasalahan bahasa dari dunia nyata hingga dunia maya, terutama dalam perkembangan literasi digital di masyarakat. Karya ini menjadi salah satu perwujudan dari banyaknya gagasan yang perlu dialirkan. Gempuran teknologi digital memang sudah tidak bisa dibendung. Peran kita yaitu bagaimana mampu menyaring segala konten negatif, berusaha menebar dan menginspirasi berbagai hal positif.

"Setiap orang punya cerita, setiap gerakan punya tujuan mulia, setiap dari kita tentu ingin segala hal baik berdampak nyata. Mari membingkai cerita, mewarnai dunia literasi bangsa kita, Indonesia"

Moch. Latif Faidah